CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 17 Februari 2013

Makalah Bahaya Narkoba



Topic: Bahaya Narkoba Bagi Remaja
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang:
Makalah yang berjudul Bahaya Narkoba Bagi Remaja ini saya tujukan kepada para remaja, Mahasiswa, Pelajar ataupun pada Halayak ramai yang membaca makalah ini agar bisa mengerti tentang bagaimana bahaya narkoba yang bisa membuat kita lalai dalam hal apapun. Dengan harapan yang maka semoga makalah yang sedemikian singkat ini bisa membantu dan menambah wawasan anda tentang pengertian dan bahaya narkoba itu sendiri
1.2  Rumusan Masalah
·   Bagaimana cara penanggulangan Narkoba?
·   Apasajakah faktor-faktor yang menyebabkan remaja menggunakan Narkoba?
·   Mengapa banyak remaja menggunakan narkoba?
·   Ciri-ciri pengguna Narkoba.
·   Apakah bahaya Narkoba bagi pelajar?
·   Pengertian Narkoba menurut UU RI No 22 / 1997
1.3  Tujuan Penulis
Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut dapat membahayakan kelangsungan hidup bangsa ini. Karena pemuda-pemuda yang diharapkan sebagai penerus bangsa ini, semakin hari dapat semakin rapuh disebabkan digrogoti oleh zat-zat adiktif yang dapat merusak syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya generasi bangsa yang cerdas dan tangguh hanya tinggal kenangan. Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja.
Makalah ini bertujuan sebagai pengetahuan bagi remaja terhadap bahaya narkoba bagi dirinya. Sebagai referensi, sehingga remaja bisa mengerti bahaya narkoba.
1.4  Metode Penelitian
a.  Observasi (Penelitian Lapangan)
b.  Library Search (Penelitian Pustaka)
1.5  Sistem Penulisan
a). Bab 1 Pendahuluan
·      Latar Belakang
·      Rumusan Masalah
·      Tujuan penulisan
·      Metode penelitian
·      Sistematika Penulisan
b).  Bab 2 Permasakahan
·         Faktor-faktor yang menyebabkan remaja menggunakan Narkoba

c). BAB 3 PEMBAHSAN
·         Pengertian Narkoba menurut UU RI No 22 / 1997
·         Dampak negative Narkoba
·         Bahaya Narkoba bagi pelajar
·         Ciri ciri pengguna narkoba
·         Upaya pencegahan Narkoba
BAB II
PERMASALAHAN
2.1 Faktor-faktor yang menyebabkan remaja menggunakan Narkoba
1. Faktor individual
Kebanyakan dimulai pada saat remaja, sebab pada remaja sedang mengalami perubahan biologi, psikologi maupun sosial yang pesat. Ciri-ciri remaja yang mempunyai resiko lebih besar menggunakan NAPZA, seperti kurang percaya diri, mudah kecewa, agresif, murung, pemalu, pendiam dan sebagainya.
2.  Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan meliputi faktor keluarga dan lingkungan pergaulan kurang baik sekitar rumah, sekolah, teman sebaya, maupun masyarakat, seperti komunikasi orang tua dan anak kurang baik, orang tua yang bercerai, kawin lagi, orang tua terlampau sibuk, acuh, orang tua otoriter dan sebagainya.

BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Pengertian Narkoba menurut UU RI No 22 / 1997
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.
Semua istilah ini, baik "narkoba" ataupun "napza", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki resiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini persepsi itu disalah artikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.

Narkotika menurut UU RI No 22 / 1997 , yaitu zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
3.2 Dampak negative Narkoba
a.    Gangguan pada sistem saraf (neorologis) : kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan saraf tepi.
b.    Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) : infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah.
c.    Gangguan pada kulit (dermatologis) : penanahan, bekas suntikan dan alergi.
d.    Gangguan pada paru-paru (pulmoner) : penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, penggesaran jaringan paru-paru, pengumpulan benda asing yang terhirup.
e.    Dapat terinfeksi virus HIV dan AIDS, akibat pemakain jarum suntik secara bersama-sama.
f.    Berfikir tidak normal, berperasaan cemas, tubuh membutuhkan jumlah tertentu untuk menimbulkan efek yang di inginkan, ketergantungan / selalu membutuhkan obat.
g.    Selalu merugikan masyarakat baik ekonomi, sosial, kesehatan & hukum.
3.3 Bahaya Narkoba dikalangan remaja/pelajar
  • Perubahan dalam sikap, perangai dan kepribadian.
  • Sering membolos , menurunya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran.
  • Menjadi mudah tersinggung dan cepat marah.
  • Sering menguap , mengantuk, dan malas.
  • Tidak memperdulikan kesehatan dirinya.
  • Suka mencuri untuk membeli narkoba.
3.4 Ciri ciri pengguna narkoba
·      Perubahan fisik dan lingkungan sehar-hari : jalan sempoyongan; penampilan dunguk; bicara tidak jelas; mata merah; kurus dan nyeri tulang.
·      Perubahan psikologis :gelisah, bingung, apatis, suka menghayal, dan linglung.
·      Perubahan prilaku sosial :menghindari kontak mata langsung; suka melawan; mudah tersinggung; ditemukan obat-obatan, jarum suntik dalam kamar/ tas; suka berbohong; suka bolos sekolah; malas belajar, suka mengurung diri di kamar.


3.5 Upaya pencegahan Narkoba
Upaya pencegahan penyebaran narkoba di kalangan pelajar sudah seharusnya menjadi tanggung jawab kita bersama, dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua , guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.

Adapun upaya-upaya yang dapat kita lakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutin. Pihak sekolah juga harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak didiknya , karena biasanya penyebaran transaksi narkoba sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah 

Kemudian faktor yang terpenting itu adalah orang tua siswa itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang, dan memberikannya pendidikan moral dan keagamaan . Dengan berbagai upaya tersebut di atas mari kita bersama-sama menjaga generasi muda dari bahaya narkoba , sehingga harapan kita melahirkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terwujud dengan baik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar